Info Math Okemms | Oke MMS Darman D Hury Nuansa Masel Didin Blog's Cerita Desa eastblue Dream Santi Warkop Aremania
AdSence blog Indonesia AdSence Buat Pemula Tampilan Adsence
Klasemen L.Italia Klasemen L.Inggris Jadwal Liga Italia Jadwal Liga Inggris
Bakso Arema Kalipare Bakso Duro Bakso Jowo Bakso Kota Bakso Sor Wet

Belajar membuat toko online, blogg, WP dan Bisnis online

Saturday, February 6, 2010 | Saturday, February 06, 2010 | 2 Comments

KONDANGIWAK, SATU AREAL POTENSIAL DI KABUPATEN MALANG





Kabupaten Malang merupakan salah satu daerah di Jawa Timur yang sebagian wilayahnya berupa laut. Potensi sumberdaya laut yang sebenarnya sangat melimpah belum begitu tersentuh oleh tangan-tangan terampil warganya. Juga oleh pemerintah daerahnya. Potensi peraian laut yang melimpah ruah banyak terbuang begitu saja.

Tulisan ini bermula dari tugas yang saya berikan kepada siswa kelas XII.IPS berkaitan dengan pelajaran Geografi pada Kompetensi Dasar: menjelaskan pemanfaatan Sistem Informasi Geografi (SIG). Para siswa diberi tugas mengumpulkan data teristris untuk latihan penyusunan awal data spasial dan data atribut dalam SIG. Data spasial tentang pantai Kondangiwak ini disusun oleh Dheni Anggriawan Sutopo dan Di'i Yuono, kelas XII.IPS3.


Pantai Kondangiwak terletak di Dusun Sumberpucung, Desa Tulungrejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, berjarak sekitar 65km dari Kota Malang. Pantai seluas lebih kurang 4ha ini merupakan pantai yang masih alami, indah, dan sedap dipandang mata. Polesan manusia untuk memberdayakan potensi pantai ini masih belum ada. Keadaan alam pantainya yang berbatuan induk kapur ini berupa pantai netral, pantai terbuka yang sisi timur dan sisi baratnya dibatasi oleh dinding-dinding klif serta dihampari pasir hitam di latar depannya. Tidak lazim memang, pantai-pantai di Malang Selatan yang umumnya berpasir putih, sesuai batuan induk penyusunnya; pantai Kondangiwak ini justru berpasir hitam. Pasir endapan sungai Sumberpucung yang memang bermuara di pantai tersebut. Dugaan sementara sungai Sumberpucung tersebut berhulu di daerah bermaterial timbunan aktifitas vulkanisme. Potensi yang terkandung dalam pasir hitam itu adalah pasir besi. Rimba menghijau melatarbelakangi pantai dengan satwa liar yang masih bisa ditemui seperti biawak, ular sanca kembang, rusa, kera, kancil, ayam hutan, dan berbagai burung. Walau jumlah belum diketaui pasti, kicauan merdu burung cucak hijau, punglor (anis), trucuk, kutilang, cucak jenggot, dan bebera burung yang lain meningkahi deburan ombak yang menggelora hingga menambah keeksotikan alamnya. Bagi pengunjung yang suka menjelajah hutan, tempat ini menawarkan tantangan tersendiri. Sesuai namanya, pantai Kondangiwak ini memiliki kekayaan sumberdaya laut yang relatif melimpah. Penghobi mancing memilih daerah ini sebagai lokasi pemancing yang mengasyikkan. Hanya mereka tidak berperahu. Mereka cenderung memancing di atas klif yang berlereng terjal. Jenis-jenis ikan laut yang banyak ditemukan di tempat ini adalah ikan kakap, kerapu, bandeng laut, tuna, tongkol, tengiri, bahkan juga ikan teri. Beberapa nelayan juga menangkap lopster, kerang, cumi-cumi, dan gurita. Potensi rumput lautnya pun boleh dikatakan masih belum tergarap.

Pengunjung pantai alami yang menawarkan sejuta keindahan ini masih sangat terbatas. Pengunjungnya masih sebatas wisatawan lokal. Pantai sedikit menjadi agak ramai pengunjung ketika hari libur/hari besar, seperti tahun baru dan ketika maulid Nabi. Hal ini bisa dimaklumi mengingat tidak adanya publikasi mengenai pantai ini, di samping juga akses menuju ke tempat tersebut masih belum baik. Untuk menjangkau termpat tersebut, wisatawan harus melewati jalan desa yang masih diperkeras dengan batu saja (jalan makadam). Ke depan, seiring dengan terselesaikannya jalur lintas selatan, pantai ini akan menjadi ramai dan melengkapi pantai-pantai lain yang sudah lebih dulu terkenal; misalnya pantai Ngliyep, Balekambang, dan pantai Sendangbiru. Terlebih potensi alam yang masih melimpah. Kekayaan sumberdaya alam tersebut jika dikelola dengan baik dan memperhatikan keseimbangan lingkungan hidup, insya Allah akan membuka lapangan kerja baru yang berarti mengurangi pengangguran. Masyarakat sekitar diberdayakan, terutama dalam pemanfaatan potensi sumberdaya kelautan yang ada. Jangan sampai kekayaan laut kita justru dinikmati hasilnya oleh para nelayan asing. Menurut pemberitaan sebuah stasiun televisi swasta, kekayaan laut Indonesia setiap tahunnya dikeruk oleh para nelayan senilai 30trilyun rupiah. Wilayah perairan laut selatan merupakan salah daerah upwelling yang sangat kaya akan sumberdaya perikanan di Indonesia.




2 comments:

Nyach said...

Indahnya pantai kondangiwak yang sangat potensial sekaligus sebagai kebanggaan warga malang selatan sungguh menjadi primadona, tinggal menunggu sentuhan yang tidak merusak keasliannya

Nyach said...

Indahnya pantai kondangiwak yang sangat potensial sekaligus sebagai kebanggaan warga malang selatan sungguh menjadi primadona, tinggal menunggu sentuhan yang tidak merusak keasliannya

 
Copyright BLOGGER "MALANG RAYA" COMMUNITY © 2010 - All right reserved - Using Blueceria Blogspot Theme
Best viewed with Mozilla, IE, Google Chrome and Opera.