Info Math Okemms | Oke MMS Darman D Hury Nuansa Masel Didin Blog's Cerita Desa eastblue Dream Santi Warkop Aremania
AdSence blog Indonesia AdSence Buat Pemula Tampilan Adsence
Klasemen L.Italia Klasemen L.Inggris Jadwal Liga Italia Jadwal Liga Inggris
Bakso Arema Kalipare Bakso Duro Bakso Jowo Bakso Kota Bakso Sor Wet

Belajar membuat toko online, blogg, WP dan Bisnis online

Wednesday, March 31, 2010 | Wednesday, March 31, 2010 | 1 Comments

Kiat Sukses Belajar Pemrograman C++ - IT Programmer

Kiat Sukses Belajar Pemrograman C++ - IT Programmer
Kiat ini aku posting supaya teman-teman yang mau belajar pemrograman C ++ mudah untuk menuju sasaran.
Ingi belajar silahkan menuju TKP

Eeh jangan lupa komentar dulu(tinggalkan jejak, hanya ingin tau siapa yang singgah)


Read more
Saturday, March 27, 2010 | Saturday, March 27, 2010 | 5 Comments

Soal UN Bocor di Percetakan

Sumber kebocoran soal Ujian Nasional (UN) terungkap. Dari lima tersangka yang diamankan Poltabes Medan, seorang di antaranya pemain lama dan merupakan oknum karyawan percetakan.

Hal itu  dikatakan Kapoltabes MS  Kombes Pol Drs  Imam Margono kepada wartawan, Jumat (26/3). Sayangnya dari lima tersangka yang telah ditahan yakni BM, MM, BJ, OG dan SG, Imam enggan menyebut siapa di antara mereka yang karyawan percetakan dan percetakan mana, namun berjanji akan memburu otak pelaku di balik kasus beredarnya soal dan jawaban UN. Dia telah memerintahkan Kasat Reskrim Kompol Jukiman Situmorang SIK untuk mencari pelaku sampai tertangkap. "Kasus ini merupakan pekerjaan rumah kita yang mendapat perhatian," kata Imam.

Imam menyebutkan, rata-rata para tersangka  pemain lama.  Uniknya,  ada  pelaku  yang  mengaku pernah beli soal UN waktu masih sekolah dulu. “Jadi pelakunya bukan pelajar atau pihak sekolah. Para tersangka umumnya dari luar sekolah dengan motif keuntungan,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan tersangka, setiap kunci jawaban mereka jual bervariasi sesuai dengan paketnya. Kalau paket A (ekstakta) Rp3 juta hingga Rp6 juta dan paket B (non eksakta) Rp1 juta hingga Rp3 juta.
Dia mengaku hampir semua soal UN yang diujikan pernah dibocorkan para tersangka, diantaranya mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, dan Matematika. "Bocornya UN dari orang dalam percetakan dengan imbalan senilai Rp1 juta per mata pelajarannya," tambahnya.

Di hari akhir UN kemarin, Koordinator Tim Pengawas UN dari Perguruan Tinggi, Syawal Gultom mencatat, pihaknya telah menemukan sedikitnya 7 kasus kecurangan pelaksanaan UN di Kota Medan, 5 kasus di antaranya ditangani Poltabes Medan. Modus kecurangan UN mulai membocorkan soal dan mengedarkan kunci jawaban lewat SMS, foto kopi sampai mencontek. Sedangkan untuk daerah lainnya di Sumut, data kecurangan UN masih dihimpun. "Data lengkap belum diperoleh, namun kemarin kita mendengar informasi satu kasus ditemukan di Indrapura. Semua temuan kita tindaklanjuti," ujarnya.

Corat-coret

Sementara itu, aksi corat-coret menutup perhelatan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat di Medan, kemarin siang. Ketegangan para siswa menghadapi masa ujian yang dibayangi ancaman pidana bagi pembocor soal pun seakan mencair.

Seperti yang terlihat di halaman belakang gedung Dharma Wanita Pemprovsu Jalan T Cik Ditiro Medan, penuh dengan puluhan siswa berseragam putih abu-abu. Pelajar laki-laki dan perempuan berbaur berkumpul di tempat itu mengekspresikan kegembiraan dengan menggelar aksi corat-coret seragam sekolah: bertukar tandatangan dan mewarnai seragam serta rambut dengan cat semprot. Mereka adalah siswa-siswi SMA Negeri 1 Medan yang berada dekat gedung Dharma Wanita itu.

Salah seorang siswa bernama Indra mengaku, aksi ini sebagai bentuk luapan kegembiraan karena usai menyelesaikan UN yang digelar selama 5 hari sejak Senin-Jumat (22-26/3). Bila tahun lalu aksi corat-coret dilakukan di halaman sekolah, kata Indra, kini dilakukan di halaman belakang gedung Dharma Wanita.

"Kami segan aja jika terlihat para guru, karena sebelumnya sudah dihimbau untuk tidak melanjutkan 'warisan' para senioran setiap ujian nasional berakhir melakukan aksi corat-coret seragam," ujar Indra. 

Siswa lainnya, Edi mengatakan aksi yang mereka lakukan itu bukan untuk gagah-gagahan atau gaya semata, melainkan sebagai ungkapan kegembiraan sekaligus sambil melepaskan rasa stres yang dialami selama mengikuti ujian yang dinilai cukup berat. "Sejumlah guru minta kami menyumbangkan seragan ke panti asuhan, tapi tetap saja banyak yang mengikuti aksi corat-soret itu," ujarnya.

Tidak hanya aksi corat-coret, ekspresi kegembiraan beranjut dengan aksi konvoi mengendara sepeda motor dan mobil keliling jalan-jalan protokol di Kota Medan, bahkan ada hingga ke luar kota. "Kami hanya jalan-jalan dan makan-makan," tukas Edi.

Kepala SMA Negeri 1 Medan Dra Rebekka Girsang mengakui tidak bisa membatasi aksi para siswa mengekspresikan kegembiraannya. Pihak sekolah hanya bisa menyampaikan himbauannya dari luar ruang kelas agar para siswa tidak melakukan aksi corat-coret seragam.

"Kalaupun masih ada juga melakukan aksi itu, jumlahnya tidak sebanyak dari tahun-tahun sebelumnya yang sempat menimbulkan kemacetan di sekitar depan sekolah," ujar Rebekka.   

Berkaitan tradisi corat-coret seragam, Perguruan Methodist 2 Jalan Thamrin Medan mengeluarkan kebijakan lebih tegas. Bagi siswa yang kedapatan mencorat-coret seragam sekolah, akan diberikan anksi tidak ada penandatangan dan pengesahan fotocopy ijazah (leges). Ternyata, ancaman itu cukup efektif .

Menurut Kepala SMA Methodist 2 Medan Pdt Paulus Subyanto n, sekalipun UN bagi kelas XII sudah berakhir, namun para siswanya tidak pernah mencorat-coret seragam sekolah maupun berkonvoi.

"Kami senang ternyata himbauan Kepala Dinas Pendidikan Sumut Medan tentang larangan aksi corat-coret itu dipatuhi para siswa," ujar Paulus.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Drs Bahrumsyah MM telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh Disdik di kabupaten/Kota di Sumut tentang larangan aksi corat-soret seragam di kalangan siswa. Bahrumsyah telah meminta kepada sekolah agar mengawasi kegiatan siswa setelah berakhirnya pelaksanaan UN. Hal itu disampaikannya karena berdasarkan pengalaman-pengalaman tahun sebelumnya, setelah ujian berakhir para siswa meluapkan rasa gembiranya dengan aksi corat-coret baju seragam dan berkonvoi. "Namun memang hanya sebatas himbauan ," ujar Bahrum.
orginal by harian global post bydeby.putra@live.com
Read more
Tuesday, March 23, 2010 | Tuesday, March 23, 2010 | 2 Comments

DAMAI DALAM PLURALISME: Radikalisme Atas Nama Agama Bukan Perjuangan Islam

Read more
Friday, March 19, 2010 | Friday, March 19, 2010 | 3 Comments

Detik-detik Ujian Nasional

Detik-detik Ujian Nasional

Oleh: Oleh ELLIS ROKAYAH

UJIAN nasional (UN) sudah di ambang pintu, tepatnya pada 22-26 Maret 2010 untuk tingkat SMA, tanggal 29 Maret-1 April 2010 untuk tingkat SMP, dan tanggal 4-6 Mei 2010 untuk tingkat SD. Pelaksanaan UN lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu pada bulan April 2009 atau satu bulan lebih cepat.

UN 2010 akan dilaksanakan dua kali, terdiri dari UN utama dan UN ulangan. Siswa yang tidak lulus pada UN utama, bisa mengulang pada UN tahap kedua. UN ulangan dilaksanakan setelah pengumuman UN utama atau tepatnya 8 minggu setelah pelaksanaan UN utama. (http://nusantaranews.wordpress.com/2009/11/14/jadwal-lengkap-un-2010-smama-smpmts-dan-sdmi/)

Kendala menghadapi UN

Kendala yang dihadapi siswa yaitu terlalu cepatnya pelaksanaan ujian nasional sehingga membuat persiapan yang dilakukan terasa kurang optimal. Persiapan psikologis pun perlu ditanamkan agar siswa tidak merasa panik dan khawatir saat mengikuti ujian nasional, karena ujian nasional merupakan tes evaluasi tertulis untuk mengukur sampai sejauh mana hasil proses belajar mengajar yang telah diikuti selama duduk di bangku sekolah.

Sudah siapkah sekolah menghadapi ujian nasional? Pihak-pihak sekolah sudah melaksanakan pemantapan terhadap anak didiknya, dengan maksud memberikan materi tambahan yaitu membahas soal-soal ujian yang pernah diujikan pada tahun-tahun sebelumnya. Dan soal-soal yang dibuat guru sesuai standar kompetensi lulusan (SKL) dalam kurikulum pendidikan yang ditentukan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). Dalam membahas soal-soal, guru tidak langsung memberikan kunci jawaban, tetapi menjelaskan satu per satu secara detail dan terperinci, sehingga siswa mengerti dan memahami konsep yang diterangkan. Selain itu pihak-pihak sekolah telah mengadakan try out untuk mengetahui sampai sejauh mana anak didik dapat mengerjakan soal-soal sebagai bahan latihan untuk menghadapi ujian nasional nanti. Siswa akan mendapat gambaran tentang soal yang diujikan dan mengetahui hasil evaluasi dari try out tersebut.

Kesiapan

Kesiapan siswa dalam menghadapi ujian nasional pada dasarnya kembali lagi pada diri siswa masing-masing. Kalau siswa rajin belajar, selalu membaca buku, menghafalkan materi, dan selalu mengikuti pemantapan, disertai bimbingan belajar atau les, maka siswa tersebut akan merasa yakin lulus. Sebaliknya, apabila siswa malas belajar, jarang membaca buku, dan mengabaikan pemantapan, siswa tersebut kemungkinan tidak lulus. Banyak siswa yang mengabaikan nasihat-nasihat dari guru mata pelajaran, wali kelas, guru BK, dan kepala sekolah sehingga akhirnya tidak lulus. Jadi, jangan salahkan pihak mana pun.

Ujian nasional tahun ini diharapkan tidak ada kendala. Pelaksanaannya diharapkan lebih tertib, lebih disiplin, tidak ada kejanggalan-kejanggalan dari pihak mana pun, dan anak didik mencapai hasil yang lebih optimal dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu lulus 100% sebagaimana harapan semua pihak. (Penulis, guru SMAN 22 Bandung)**


Read more
Monday, March 15, 2010 | Monday, March 15, 2010 | 5 Comments

Jangan tertipu dengan bocoran jawaban UN

LAMONGAN--Ujian Nasional (UN) masih sekitar dua pekan lagi, namun uniknya bocoran jawaban soal UN telah beredar di masyarakat. Bocoran dimaksud antara lain beredar di Lamongan, Jawa Timur.
''Informasi bocoran kunci jawaban UN dipastikan tidak benar dan menyesatkan. Berdasarkan pengalaman unas tahun lalu, ada sekolah di beberapa daerah yang hampir seluruh siswanya tidak lulus unas gara-gara mempercayai kunci jawaban unas yang beredar secara umum,'' kata Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Mustofa Nur Ahad (14/3)
Menurut dia, soal maupun kunci jawaban unas dipastikan dalam kondisi aman dan rahasia serta tidak mungkin bocor. Sebab, sejak pembuatan soal, pencetakan sampai pengiriman ke sekolah-sekolah selalu di bawah pengawalan polisi.
''Kalau ada informasi soal atau kunci jawaban unas bocor, bisa dipastikan informasi itu bertujuan negatif merusak konsentrasi belajar siswa agar tidak lulus unas,'' tuturnya. Alasanya kata Mustofa, tahun lalu telah banyak siswa yang menjadi korban bocoran jawaban ngawaur itu.
Misalnya ada 334 siswa di SMAN 2 Ngawi tidak lulus unas, karena terjebak jawaban palsu. ''Kami tidak ingin anak didik kami menjadi korban seperti yang terjdi di Ngawa tahun lalu,'' tegasnya
Padahal, beberapa di antara siswa ada yang sudah diterima masuk PMDK di beberapa perguruan tinggi negeri (PTN). Namun, dengan hasil buruk unas itu mereka terancam tidak diterima PMDK. {deby.putra@gmail.com}
Read more
Saturday, March 13, 2010 | Saturday, March 13, 2010 | 2 Comments

Satu Lagi yang Baru, Try Out gratis.

Telkom dan Diknas Gelar Try Out Online UN 2010 Cetak Email
Medan, (Analisa)
Telkom Kandatel Medan bekerjasama dengan Departemen Pendidikan Nasional (Diknas) dan salah satu harian ibukota menggelar Try Out Online Ujian Nasional (UN) 2010 di Jawa Barat, Jakarta dan Sumatera.
"Try Out Online UN 2010 merupakan upaya Telkom mengoptimalkan teknologi informasi, khususnya sistem online yang dimiliki. Ini program try out online pertama di Indonesia dengan sistem online, sekaligus membuktikan Telkom berperan dalam kemajuan pendidikan," kata General Manager (GM) Kandatel Medan, Harry Suranto, Selasa (9/3).
Menurutnya, try out online untuk mempersiapkan siswa SMA kelas 3 IPA/IPS menghadapi (UN). Seperti dijadwalkan, UN an dilaksanakan 22 hingga 26 Maret 2010.
Karenanya, kata Suranto, ini merupakan dukungan terhadap pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan dengan mencapai tingkat kelulusan lebih tinggi. Untuk meratakan kesempatan mengikuti try out, maka uji coba soal UN melalui try out online adalah program tepat.
Menurut rencana, try out online akan diresmikan Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Fasli Djalal dan Managemen Telkom di Gedung Telkom Gatot Subroto, Jumat (12/3).
Pada kesempatan itu, 75 siswa SMA akan mengikuti try out online tapi offair. Try out dibagi dua sesi yakni sesi pertama berlangsung pukul 09.00-12.00 WIB dengan mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Sedang sesi kedua pukul 13.00-15.00 Wib dengan pelajaran Biologi, Fisika dan Kimia (jurusan IPA) dan Ekonomi, Sosiologi dan Geografi (jurusan IPS). (rel/hen){deby.putra@gmail.com}
Read more
Wednesday, March 10, 2010 | Wednesday, March 10, 2010 | 0 Comments

Kode Etik Guru akan Diperbarui

JOGJA-- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tengah menggodog rumusan kode etik guru yang baru guna menggantikan kode etik guru yang ada saat ini. Perumusan kode etik guru baru tersebut dibuat sebagai acuan perilaku seorang guru dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik. Diharapkan kode etik guru yang telah diperbarui tersebut sudah dapat mulai berjalan tahun 2010 ini.
     Hal tersebut diungkapkan Ketua PGRI DIY, Zaenal Fanani saat ditemui Bernas Jogja di Kantor Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Selasa (9/3) kemarin.
     Fanani menyatakan hingga saat ini kode etik guru dinilai belum mampu membatasi para guru untuk melakukan hal-hal yang tidak sepatutnya dilakukan oleh seorang pedidik. Hal itu tebukti masih adanya sejumlah guru yang melanggar kode etik dengan melakukan perbuatan menyimpang.
     "Hingga saat ini kode etik guru memang masih seperti hiasan saja. Belum mampu menjadi batasan seorang guru untuk melakukan suatu tindakan yang berkaitan dengan kapasitasnya sebagai pendidik. Hal ini tidak terlepas karena kode etik lebih merupakan batasan moral yang tidak memiliki sanksi," ujarnya.
     Atas dasar itulah Fanani menyatakan PGRI saat ini tengah menggodog kode etik guru yang baru. Selain itu, dikatakan Fanani, ke depan PGRI juga berencana memberikan sanksi kepada guru yang melanggar kode etik. Hal ini dilakukan sebagai pengontrol terhadap kepatutan sikap/perilaku seorang guru/pendidik.
     "Ke depan kami berharap guru yang melanggar kode etik dapat dikenai sanksi hingga berupa pengeluaran dari keangotaan. Karenanya sebelum itu, PGRI juga harus menjadi sebuah organisasi yang dibutuhkan seorang guru. Sehingga guru merasa membutuhkan PGRI dan tidak ingin dikeluarkan dari keanggotaan PGRI," ujarnya.
     Guna mencapai tujuan tersebut, lebih lanjut Fanani menyatakan pihaknya saat ini telah berupaya menjadikan PGRI sebagai sebuah oraganisasi yang keanggotaanya menjadi salah satu syarat sejumlah hal seperti pengajuan sertifikasi dan sebagainya.
     "Masih digodog. Sebab kode etik baru ini akan disesuaikan dengan kode etik guru se-Dunia. Mudah-mudahan paling lambat akhir tahun ini sudah selesai. Sehingga diharapkan bisa menjadi kode etik yang benar-benar bisa menjadi acuan seluruh guru," ujarnya. (c15){deby.putra@gmail.com}
Read more
Monday, March 8, 2010 | Monday, March 08, 2010 | 3 Comments

Hadapi UN 2010 Lewat Try Out Online, Gratis

JAKARTA, KOMPAS.com - Uji coba ujian yang lebih dikenal dengan "try out" sudah tidak asing lagi bagi siswa di Indonesia. Apalagi dengan menjamurnya lembaga bimbingan belajar (bimbel).

Biasanya, "try out" yang diselenggarakan bimbel dilakukan secara konvensional, yaitu dengan kehadiran fisik. Tetapi salah satu bimbel di Indonesia, Primagama, mencoba bentuk baru. Bekerjasama dengan Microsoft, Primagama meluncurkan layanan "try out" online untuk menyambut Unas 2010. Layanan online ini dapat diakses melalui www.primagamaplus.com

"Saat ini banyak sekali layanan yang sifatnya online. Namun belum tentu isinya mendidik," ujar General Manager Primagama Adam Primaskara, saat peluncuran www.primagamaplus.com di kantor Microsoft Indonesia, Jakarta, Jumat (5/3/2010).

"Try out" online memfasilitasi siswa sekolah dari jenjang SD hingga SMA untuk bisa belajar di rumah tanpa dipungut biaya alias gratis. Fasilitas ini, terang Adam, dapat dinikmati seluruh siswa di Indonesia, tanpa terhalang letak geografis. Mereka yang ingin mencobanya cukup melakukan registrasi di laman tersebut.

"Setelah ini, kami akan ada layanan lain, seperti video materi dan tutorial. Juga akan dibuat sistem serupa untuk persiapan SNMPTN, UM-UGM, SIMAK UI, dan lainnya," tambah Adam.

Selain dapat belajar menghadapi soal ujian, siswa juga dapat mengetahui hasilnya secara real-time dan membandingkannya dengan hasil dari siswa di wilayah lain. Sistem online ini juga dapat memetakan siswa di daerah mana yang masih kesulitan menghadapi Ujian Nasional.

orginal By Kompas.com{deby.putra@gmail.com}
Read more
 
Copyright BLOGGER "MALANG RAYA" COMMUNITY © 2010 - All right reserved - Using Blueceria Blogspot Theme
Best viewed with Mozilla, IE, Google Chrome and Opera.