Info Math Okemms | Oke MMS Darman D Hury Nuansa Masel Didin Blog's Cerita Desa eastblue Dream Santi Warkop Aremania
AdSence blog Indonesia AdSence Buat Pemula Tampilan Adsence
Klasemen L.Italia Klasemen L.Inggris Jadwal Liga Italia Jadwal Liga Inggris
Bakso Arema Kalipare Bakso Duro Bakso Jowo Bakso Kota Bakso Sor Wet

Belajar membuat toko online, blogg, WP dan Bisnis online

Sunday, May 16, 2010 | Sunday, May 16, 2010 | 1 Comments

Harga Alat Pengubah Suara Jadi Teks


Apa yang ada di Film bersifat fiksi belaka pada zaman dulu, di akhir zaman ini bisa di realisasi, banyak contohnya yang sudah terbukti termasuk internet ini, teknologi yang di pakai film kartun Flash Gordon yang diputar pada TVRI di masa kecil saya. Juga tentang orang berbicara langsung bisa diprint out.
Alat untuk mengubah suara menjadi tulisan segera di jual di pasaran, dengan teknologi perisalah ini bisa menggantikan peran notulis dalam suatu rapat atau sidang. Kecepatan penulisan suara dapat diperoleh seketika dengan tingkat keakurasian 85 persen, bisa diupayakan menjadi 100 persen melalui proses perbaikan dari hasil rekaman yang tersedia.

”Berbagai institusi pemerintah jelas sangat membutuhkan teknologi perisalah rapat ini,”
Penjualan perisalah rapat tersebut dibagi menjadi sistem tunggal dengan harga Rp 200 juta per unit, sedangkan sistem multi seharga Rp 500 juta per unit. Perbedaannya terletak pada sistem multi yang bisa untuk agenda sidang yang tidak terbatas jumlahnya.
”PT Inti sudah membayarkan di muka Rp 2 miliar kepada BPPT untuk hak eksklusif dan lisensi produksi dan penjualan perisalah ini,” kata Irfan di Kompas.com
Rekayasa teknologi informasi ini dirintis Oskar Riandi dari Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi BPPT. Menurut Oskar, pengambilan model ucapan sudah mencapai 190.000 kata dari hampir semua dialek suku bangsa di Indonesia.
”Jumlah ini sudah cukup meningkat dari sebelumnya sejumlah 60.000 kata,” ujar Oskar.
Menurut dia, peluncuran teknologi perisalah rapat ini  pada 19 Mei 2010 di Jakarta. Pengembangan lebih lanjut ialah pada proses pengidentifikasian narasumber dengan memasukkan karakter suara.
Saat ini, identifikasi narasumber bergantung pada identifikasi mikrofon yang digunakan. ”Inovasi lebih lanjut, pada pengidentifikasian karakter suara narasumber,” kata Oskar.
Teknologi ini sudah diuji coba untuk mengubah suara dari orasi menjadi teks secara seketika. Uji coba dilaksanakan di beberapa instansi pemerintah, di antaranya Sekretariat Negara, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Pimpinan Daerah, dan Kementerian Keuangan.
Dimana bisa memesan ???? ada yang tahu (kayak saya mau beli saja padahal hanya diangan-angan hiks)

1 comments:

Blogger bumi Lasinrang said...

wah memudahkan sekali pak nggak perlu repot menulis lagi

 
Copyright BLOGGER "MALANG RAYA" COMMUNITY © 2010 - All right reserved - Using Blueceria Blogspot Theme
Best viewed with Mozilla, IE, Google Chrome and Opera.